Syeikh Muhammad Rasyid Redho KAFIRKAN Wahhabiyah

Syeikh Muhammad Rasyid Redho

Syeikh Muhammad Rasyid Redho (gambar di atas) merupakan nama yang tidak asing lagi dipesada sejarah.
Beliau juga turut membicarakan perihal ajaran Wahhabiyah dan menyifatkan Wahhabiyah telah mengunakan pelbagai cara menipu umat Islam untuk merampas tanah arab Hijaz. Dan Syeikh Muhammad Rasyid Redho juga telah meletakkan golongan Wahhabiyah ini sebagai ahli bid’ah yang haram dan Wahhabiyah juga adalah ahli bid’ah yang patut dihukum sebagai KAFIR.

Dan ini buktinya:

1- Berkata Syeikh Muhammad Rasyiq Redho dalam Majalah Al-Manar م 24 pada mukasurat 584:
” Sesungguhnya punca tuduhan Al-Wahhabiyah dengan bid’ah dan kufur adalah kerana kepolitikan, daripada itu umat Islam akan lari dari memerangi mereka supaya mereka dapat menakluki tanah arab Al-Hijaz “.

Ini teks asal beliau dari majalah tersebut:

إن سبب قذف الوهابية بالابتداع والكفر سياسي محض، كان لتنفير المسلمين منهم لاستيلائهم على الحجاز، وخوف الترك أن يقيموا دولة عربية، ولذلك كان الناس يهيجون عليهم تبعاً لسخط الدولة، ويسكتون عنهم إذا سكنت ريح السياسة

Saya ( Abu Syafiq mengatakan: Daripada kenyataan Muhammad Rasyid Redho tadi amat jelas bahawa dia menolak fahaman Wahhabiyah.Dan mari kita lihat kenyataannya dalam kitabnya sendiri pula pasal Al-Wahhabiyah.

2- Berkata lagi Syeikh Muhammad Rasyid Redho di dalam kitabnya berjudul Al-Fatawa pada jilid 3 halaman 996 selepas menyebut jenis-jenis bid’ah :

” Jenis bid’ah yang kelima antaranya adalah bid’ah yang haram dan dihukum kafir seperti bid’ah golongan Ar-Rafidhah dan AL-WAHHABIYAH “.

Dan ini teks asal dari kitab Syeikh Muhammad Rasyid Redho tersebut:
( الصنف الخامس ، ومنها محرمة ومكفرة كبدعة الرافضة والوهابية )

Saya ( Abu Syafiq ) mengatakan: Sebahagian laman web Wahhabi ( Arab & bukan arab ) meletakkan gambar Syeikh Muhammad Rasyid Redho ini dan menyanjungnya.
Ketahuilah wahai insan yang berakal bahawa Syeikh Muhammad Rasyid Redho sendiri tolak dan kafirkan golongan Al-Wahhabiyah.

Semoga Wahhabiyah bertaubat.

http://www.abu-syafiq.blogspot.com

Advertisements

Ibadah Haji Pindah Tempat?

Ka’bahMahfudz mengemukakan, pemindahan sebagian tempat-tempat pelaksanaan rukun dan wajib haji yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Saudi Arabia, yakni

Tempat melempar jumrah (salah satu rukun haji) yang dulu terdapat tugu sekarang diganti tembok.

Kemudian, tempat menginap (mabit) yang seharusnya di Mina (salah satu wajib haji) sekarang dipindahkan ke Muzdalifah,

dan tempat pelaksanaan sai, yakni salah satu rukun haji berupa lari-lari kecil pulang pergi tujuh kali, yang semula di antara Bukit Sofa dan Marwah dipindah di antara gunung Qubes dan Qararah.

Menurut dia, pertanyaan tersebut sangat wajar, sebab dalam keyakinan umat Islam yang memahami fikih, apabila seseorang tidak dapat melaksanakan salah satu rukun haji maka secara keseluruhan ibadah hajinya batal alias tidak sah.

Pemindahan tempat sai, yang dalam teks Alquran disebutkan dengan jelas tempat sai di antara Bukit Sofa dan Marwah, katanya, akan memunculkan keresahan umat Islam karena kemudian sai sebagai salah satu rukun haji tidak berada pada tempat sebagaimana yang telah ditetapkan aturan Islam.

Selengkapnya kungjungi :

http://abu-syafiq.blogspot.com/

http://orgawam.wordpress.com/2008/04/13/ibadah-haji-pindah-tempat/#comment-742

http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=12268&comment_sign_result=1

BENARKAH BUMI MENGELILINGI MATAHARI?

Syeikh Usaimin muridnya bin Baz (Ulama Wahabi) mengeluarkan fatwa bahwa matahari mengelilingi Bumi.

BENARKAH BUMI MENGELILINGI MATAHARI?

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-’Utsaimin rahimahullah

Dhohir dalil-dalil syar’I menetapkan bahwa mataharilah yang berputar mengelilingi bumi dan dengan perputarannya itulah yang menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam dipermukaan bumi, tidak ada hak bagi kita untuk melewati dhohir dalil-dalil ini kecuali dengan dalil yang lebih kuat dari hal itu yang memberi peluang bagi kita untuk mentakwilkan dari dhahirnya. Diantara dalil-dalil yang menunjukkan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi sehingga terjadi pergantian siang dan malam adalah sebagai berikut:

1.Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman tentang Nabi Ibrahim akan hujjah-nya terhadap orang-orang yang menentang Rabb, firman-Nya:

فَإِنَّ اللّهَ يَأْتِي بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ …(258) سورة البقرة.

“…sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia (matahari) dari barat…” (QS. Al-Baqoroh: 258).

2.Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman tentang Nabi Ibrohim:

فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَذَا رَبِّي هَذَآ أَكْبَرُ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِّمَّا تُشْرِكُونَ (78) سورة الأنعام.

“Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata:’Inilah Rabku, ini yang lebih besar’, maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata:’Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan” (QS. Al-An’am: 78).

Jika Allah menjadikan bumi mengelilingi matahari, niscaya Allah akan berfirman:”Ketika bumi itu hilang darinya (matahari, pent)”.

Continue reading BENARKAH BUMI MENGELILINGI MATAHARI?

Usaha Wahabi Rusak Dialog Antar Umat Beragama

Thursday, 03 July 2008 .

Ulama Syiah Saudi Arabia kemarin lusa memprotes keras ulah ulama wahabi yang mengatakan mazhab Syiah adalah kafir. Dikatakan, pernyataan ruhani wahabi ini adalah ungkapan perang urat syaraf dengan muslimin.


Situs berita press tv berbahasa persia melaporkan, sekitar 22 orang dari ulama dan pengikut wahabi sekitar dua bulan lalu mengatakan bahwa mazhab syiah adalah mazhab yang berlandaskan pada kekafiran. Dan pernyataan tidak berdasar ini menyebabkan marahnya pengikut Syiah. Sementara itu, ulama Ahli Sunnah dan ulama Syiah Saudi Arabia mengadakan dialog untuk menenangkan suasana.
Continue reading Usaha Wahabi Rusak Dialog Antar Umat Beragama

Sunnah Hadist 2

Sebagai tambahan contoh atas apa yang telah saya sebutkan tentang bercampurnya kebenaran dan kebatilan adalah sebagai berikut.

Banyak sekali tuduhan bahwa syi’ah meyakini adanya tahrif (pengurangan/penambahan) pada al-Quran. Meskipun sudah dibantah dengan sangat kuat. Namun tetap saja orang-orang yang sakit jiwa itu menghembus-hembus api fitnah. Setahu saya riwayat tentang tahrif al-Quran pada syi’ah hanya ada pada riwayat-riwayat maudhu atau dha’if, sebaliknya pada sunni jauh lebih banyak dan dinyatakan shahih. Meskipun demikian mayoritas ulama sunni menolak hadits-hadits shahih tersebut.

Continue reading Sunnah Hadist 2