Arafah Hijau dengan Pohon Soekarno

IBADAH HAJI
Arafah Hijau dengan Pohon Soekarno
Minggu, 14 November 2010 | 03:56 WIB

Bukan Padang Arafah, yang tepat Taman Arafah,” ujar seorang teman, mengomentari kondisi Padang Arafah saat ini, bahkan sejak bertahun-tahun.

Padang Arafah yang terletak lebih dari 20 kilometer dari pusat kota Mekkah, Arab Saudi, memang bukan lagi padang tandus, pasir berbatu-batu. Kawasan itu telah hijau royo-royo. Dari Jabal Rahmah, pemandangan menghijau tampak di kawasan itu. Meski hanya ada satu jenis pohon yang tumbuh, warna hijau daunnya paling tidak menyegarkan mata.

Saat mengunjungi Jabal Rahmah, bukit bukti cinta Adam dan Hawa, yang terletak di kawasan Arafah, dua pekan lalu, belum ada satu tenda pun yang dipasang di Arafah. Padahal, pada hari ini jutaan jemaah dari seluruh dunia datang ke Arafah, menunggu waktu wukuf yang merupakan puncak ibadah haji, Senin (15/11). Di dalam tenda-tenda yang dipasang untuk menampung seluruh jemaah itulah, muslimin dan muslimat yang tengah menjalankan ibadah haji menunggu wukuf.

Panas terik udara padang pasir Jazirah Arab paling tidak akan terkurangi dengan kesejukan dari pepohonan yang tumbuh di Arafah. Padang Arafah, simbolisasi Padang Masyar, tempat pengadilan manusia kelak.

Kondisi Arafah yang hijau royo-royo, tak terlepas dari peran dan gagasan Bung Besar kita, Presiden Soekarno. Ide menghijaukan Padang Arafah muncul saat presiden pertama Republik Indonesia itu sedang wukuf saat menunaikan ibadah haji pada awal tahun 1960-an.

Continue reading Arafah Hijau dengan Pohon Soekarno

Advertisements